Selamat Datang di Website : Jual Mobil Ex Taksi PT. Blue Bird Group - Pool Semarang, Special Price >>> Toyota New Limo Th. 2008 OTR Rp. 75 Juta (Harga Promo) & Th. 2009 OTR 84 Juta, Contact Person : Wawan (Setiawan Nugraha) - Sekretaris Pool Blue Bird Semarang, Phone. 085 739 335 978 ( Indosat ) / 08132 855 6473 (Telkomsel) or Pin BB : 27BB9666 and Wechat / Line / WhatsApp / KakaoTalk / Path : Phone. 085 739 335 978
Latest Post

Jual Toyota Limo Tahun 2005

Written By rnu nugraha on Sabtu, 30 Juni 2012 | 02.33


Hey2 my bro n sist ,.. ini thread ane pertama Display Mobil Jual Kami ,.. Toyota Vios / Limo 2005 , harga kondisi standart Rp. 78.000.000,- ( harga net / harga dapat berubah sesuai keputusan perusahaan kondisi promo / lainnya ), kami juga melayani pengadaan Full Upgrade Vios penambahan accessories lainnya ( Velg Racing, power window, central lock, kaca film, dvd player, tv lcd, speaker pintu kanan kiri, antena, stop lamp + head lamp, etc ) sekitar Rp. 15 Jutaan (harga dapat berubah tergantung harga parts di pasaran oleh pihak vendor kami) 




Spesifikasi kondisi standart Toyota Limo 2005 : AC, Power steering, Central lock.

Minat Contact : Setiawan Nugraha - Sekretaris Pool Blue Bird Semarang
                        
Phone : 085 739 335 938  OR  Pin BB : 27BB9666






Display Mobil Jual :

 
















 Sample Upgrade :


Sample - CUSTOMIZED CARS
Rp. -
Get update for information by phone
Setiawan Nugraha - Sekretaris Pool Blue Bird Semarang :
Phone - 085 739 335 978 / Pin BB : 27BB9666


Include of :
Custom Interior, Audio Video, Power Windows, Wheel Disc / Velg, Tyres (Ban), Head & Tail Lamp, Emblem, Sporty looks, Kaca Film,
Chrome Handle, Electric Mirror, Muffler, Spoiler, etc.




 Datang dan lihat langsung Promo Used Car Blue Bird Group. Dapatkan kenyamanan mengendarai dan memiliki Mobil Bekas berkualitas tinggi dan terawat dengan baik. Semuanya tersedia dalam harga terjangkau dan bisa dimiliki dengan cara pembayaran cash dan credit. Tersedia dalam satu jenis mobil yaitu :

Toyota Limo 2005

*Pilihan warna tergantung pada ketersediaan stok
**plat hitam

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubung :

Setiawan Nugraha - Se
kretaris Pool Blue Bird Semarang
( Phone : 085 739 335 978 / Pin BB : 27BB9666 )

Alamat :
PT. Blue Bird Group - Pool Semarang
Jl. Brigjen Sudiarto no.492
Pedurungan - Semarang

Tips Custom Mobil Bekas

Written By rnu nugraha on Minggu, 17 Juni 2012 | 13.20

Tips Custom Mobil Bekas

VIVAnews - Masih ingat cerita Cinderella? Dalam dongeng keluaran Walt Disney itu berkisahlah putri cantik yang tertutup debu dan kotoran. Namun begitu datang Peri Baik Hati, menjelmalah ia jadi Putri cantik yang ditaksir Pangeran tampan.
Kisah happy ending ini juga bisa Anda terapkan pada mobil bekas. Bila Anda pintar-pintar memilih maka tunggangan tersebut bisa dipoles untuk menarik mata. Siapa tahu mobil bekas ini jadi 'kuda putih' Anda untuk mencapai kerajaan bahagia seperti Cinderella.

Agar tak salah langkah, maka ada baiknya Anda mengikuti beberapa tips di bawah ini agar menghasilkan tunggangan modifikasi yang tak mengecewakan.

1. Rencana
Langkah pertama untuk memodifikasi mobil adalah menggunakan jasa modifikator yang sudah terbukti reputasinya. Dengan pihak yang sudah lebih berpengalaman seperti ini, Anda bisa mencurahkan rancangan awal mobil yang diinginkan.
Selanjutnya, desainer ini pasti akan memberi masukan berguna soal warna, jenis ban, interior, dan hal-hal yang berhubungan lainnya.

2. Budget
Setelah punya bayangan seperti apa mobil Anda inginkan, maka sekarang saatnya mengintip isi dompet. Pastikan seberapa besar dana yang Anda alokasikan untuk modifikasi ini.
Riset terlebih dulu berapa harga spare part dan waktu yang dibutuhkan untuk modifikasi. Bila Anda memilih menggunakan jasa profesional, maka pastikan Anda sudah memasukan budget tambahan untuk honor.
Jangan pula Anda mematok budget yang kelewat pas. Lebihkan budget tersebut sekitar 10% untuk jaga-jaga hal yang tidak diinginkan.

3.Menemukan mobil yang tepat
Setelah memastikan budget Anda cukup, sekarang cari mobil bekas yang layak menerima polesan. Semakin sedikit karat dan kerusakan, semakin dompet Anda berteriak senang.
Namun yang paling penting, pastikan Anda sudah riset lebih dulu soal mobil itu. Paling tidak Anda tahu tahun pembuatan dan spesifikasi yang mengikutinya.
Satu hal yang tak boleh terlewat, pastikan calon tunggangan Anda bukan CURIAN.

4. Daftar Spare Part
Setelah belanja berbagai spare part, ada baiknya Anda susun daftar belanjaan tersebut. Catat dimana saja Anda simpan barang-barang itu supaya Anda tak membeli barang yang sama dua kali.

Jangan lupa pula tandai bila spare part tersebut sudah melekat di mobil kesayangan.

5. Kikis Cat
Ada beberapa metode yang disarankan beberapa bengkel ternama untuk pengikisan cat. Yang paling sering digunakan adalah media blasting yang membuat mobil Anda kembali ke warna asli abu-abu.

Bisa juga menggunakan soda blasting, yang menggunakan baking soda dalam tekanan tinggi. Hasil dari soda blasting ini mobil terlihat bersih, mengkilap 'fresh from the factory'.
Metode terakhir adalah celupan asam. Dimana mobil akan dicelupkan dalam satu kolam penuh asam untuk memudarkan cat.

6. Cat Baru
Setelah mobil Anda 'telanjang' sudah saatnya Anda menghubungi tukang cat berpengalaman. Referensi bisa Anda cari lewat bengkel dan toko terkenal yang sudah sering menyediakan jasa tukang cat seperti itu.
Anda bisa berdiskusi dengannya soal pilihan dan merk warna. Meski
terlihat sedikit mahal, tapi dijamin Anda tak akan menyesal dengan hasilnya. Dan yang paling penting, jangan terlena dengan tawaran cat murah karena tapi kualitasnya belum tentu bisa Anda andalkan.

7. Mesin
Sementara mobil Anda dicat, sudah waktunya berbelanja hal yang penting dan paling mahal. Mesin.
Pastikan mesin yang Anda pilih sesuai dengan power plant yang Anda inginkan. Selanjutnya silahkan mencari mesin dengan harga terbaik sesuai jenisnya.

8. Rem dan Suspensi
Pencarian mesin bisa dibarengi dengan mencari sistem suspensi yang cocok. Ingat lebih baik menghabiskan banyak uang untuk dua hal tersebut saat ini, karena dijamin tahan lama.
Dibanding Anda mencari bahan murah tapi cepat rusak. Cocokan pula jenis dan tipe ban dengan rem pilihan Anda.

9. Detail
Setelah semua terpasang, sedikit lagi Anda akan bisa menikmati mobil baru tapi lama tersbut. Tapi Anda musti ingat detail yang selalu menangkap perhatian orang, interior dan eksterior.

Pada bagian luar jangan terlalu banyak memainkan warna, karena kemungkinan hasilnya malah mengecewakan dan tak sedap dipandang mata.
Pilihlah warna dan tekhnik sapuan yang tepat karena disitulah letak 'wow' faktornya. Begitu pula bagian dalam, jangan sampai menjatuhkan nilai cantik yang sudah susah payah dibangun bagian luar.

10. Selamat menikmati mobil baru Anda.

Mitos Mobil di Masyarakat

Mitos Mobil di Masyarakat
Source: kaskus

1. Perlu Memanaskan Mesin Mobil Dahulu Sebelum Jalan
Mesin mobil modern sudah menganut sistem injeksi bahan bakar sehingga pasokan bahan bakar selalu tepat pada setiap kondisi. Termasuk ketika mesin baru dinyalakan. Tidak perlu menunggu lama, satu menit saja cukup kok untuk membuat oli bersirkulasi. Menunggu lebih lama sudah pasti akan memboroskan bahan bakar dan tidak ramah lingkungan. Mengingat, saat suhu dingin asap lebih kotor karena campuran bensin lebih kaya.

2. Tekan Gas Sebelum Mematikan Mesin
Mitos ini merupakan kebiasaan buat mobil jadul. Maksudnya buat mengisi aki biar tidak tekor. Jadi alternator diputar lebih kencang supaya mengisi aki sebelum mesin mati. Mesin masa kini sudah dilengkapi alternator dengan IC voltage regulator. Kebutuhan arus disuplai akurat. Malah aki mobil lebih kecil, karena suplai tegangan alternator sudah bagus Menekan pedal gas sebelum mesin dimatikan juga sangat berbaya bagi “jiwa” dan “raga” mesin. Pertama, raganya akan rusak atau cacat. Pasalnya, ketika gas digeber, putaran mesin naik. Pada kondisi seperti komponen mesin yang berputar atau bergerak membutuhkan pelumas. Boros Bensin dan Oli Nah, dapat dibayangkan, ketika oli sedang menuju ke komponen tersebut, mesin tiba-tiba mati. Pompa oli pun tidak bisa memasok atau mengalirkan oli ke komponen yang bergerak. Misalkan, ke piston, kruk as, nokken as atau klep. Memang masih ada lapisan oli yang tertinggal pada permukaan komponen tersebut. Jumlahnya tidak cukup dan hanya untuk putaran rendah. Nah, waktu antara menekan pedal gas dan kunci kontak diputar ke posisi “OFF”, waktunya bisa sekitar 15 detik. Kalau mesin bekerja pada 2.500 rpm saja, berarti selama 15 detik berputar 166 kali. Pada tahap pertama atau awal, kebiasaan tersebut memang belum menimbulkan masalah. Namun karena keseringan, keausan mulai terjadi, muncul getaran atau suara mesin kasar. Tingkat keausan komponen bertambah. Selanjutnya, menyebabkan kerja mesin tidak efisien. Malah mesin juga “menelan” oli. Konsumsi bahan bakar boros, tenaga payah, mesin cepat panas dan sebagainya. “Jiwa” mesin ambruk dan tidak bisa lagi hidup.

3. Menyalakan AC Bikin Boros Bensin
Untuk mitos ini ternyata tidak signifikan. Dari pengetesan yang dilakukan oleh pakar memang daya kuda mesin di roda turun saat menghidupkan AC. Namun perbedaan konsumsi bensin sangat kecil. Baik AC dinyalakan, dimatikan maupun disetel pada temperatur moderat

4. Menghidupkan AC Saat Mobil Berjalan Bisa Merusak.
Kita sering mendengar mitos bahwa kompresor akan kaget ketika AC dinyalakan pada saat putaran mesin tinggi. Padahal kenyataannya, magnet pada puli kompresor tetap bisa nonaktif kalau thermostat mendeteksi suhu kabin sudah dingin. Begitu suhu naik, kompresor aktif lagi tanpa peduli mesin pada kondisi rpm berapa.

5. Mengangkat Wiper Saat Parkir Bisa Mencegah Karet Mengeras
Dipicu kondisi cuaca tropis yang panas, disinyalir dapat mempengaruhi kualitas karet wiper (terutama ketika parkir). Meski terkena panas dan tertekan batang, karet wiper tetap punya kelenturan. Pabrikan pun punya hitungan sendiri. Maka, umumnya usia karet sekitar 2 tahun, tanpa perlu diangkat ketika parkir. Malah dengan mengangkat batang wiper, per di dalamnya akan tertarik. Jika terlalu sering, bisa menurunkan kekuatan pernya.

6. Menaruh Aki di Lantai Bisa Menghabiskan Listriknya
Jawabannya tidak. Mitos ini merebak tahun 50-an. Kejadiannya pun bukan pada mobil. Tetapi pada jaringan telepon. Jika tidak dipakai, aki memang akan mengalami discharge. Akan tetapi, aki mobil modern cukup tangguh untuk bisa dipengaruhi lantai, bahkan lantai yang basah sekalipun

7. Kondisi Knalpot Kotor Tanda Oli Terbakar
Bukan hanya sekedar melihat, bahkan pemilik cenderung mencolek ujung kenalpot buat mendeteksi kecurigaan oli terbakar di mesin. Tidak perlu repot berkotor ria, cukup perhatikan asap. Oli terbakar akan menghasilkan asap putih. Tinggal cek kapan terjadinya, apakah saat stasioner atau ketika mobil berjalan dan dapat beban. Kalau stasioner, kemungkinan sil klep rembes. Sedangkan jika putaran tinggi, masalah ada pada ring piston.
8. Tekanan Angin Ban Terlalu Tinggi Bikin Ban Mudah Meletus
Kepercayaan ini tidak benar. Ban bukan balon yang mudah meletus kalau tekanan anginnya terlalu tinggi. Pengaruhnya palinghanya pada kenyamanan. Yang lebih berbahaya, justru kalau ban kurang angin. Dinding ban menjadi tertekuk dan beresiko terkoyak kalau terkena lubang.

9. Menyalakan Hazard Ketika Hujan Lebat
Ini adalah kebiasaan konyol. Alih-alih memberikan sinyal buat mobil sekeliling, malah bikin repot. Kenapa? Karena sein berfungsi sebagai sinyal untuk belok atau bermanuver. Kalau hazard hidup, tidak bisa lagi memberi sinyal belok bukan?

10. Parkir Dengan Roda Dibelokkan Bisa Merusak Power Steering
Hal ini adalah benar dan bisa dijelaskan secara teknis. Dengan kondisi roda membelok, katup pada steering rack membuka. Padahal pada saat start, terjadi tekanan minyak power steering yang cukup tinggi. Tekanan mendadak ini bisa berpengaruh pada sil dan paking yang bisa menyebabkan kebocoran.

11. Melakukan Charging Ponsel di Mobil Tidak Sebaik di Rumah
Charger ponsel mempunyai tenggang tegangan yang bisa mentolerir perbedaan tegangan di mobil. Jadi, tidak masalah. Toh tegangan kelistrikan di mobil selalu terjaga karena alternator masa kini memakai IC sebagai penjaga tegangannya.

12. Mobil Baru Tidak Boleh Diajak Melaju Kencang
Pendapat ini berlaku juga pada mobil lawas. Mesin masa dibuat dengan tingkat presisi tinggi dan bisa langsung digeber sejak masil nol kilometer.

13. Mobil Bertransmisi Otomatis Tidak Bisa Didorong
Mendorong mobil ini dimaksudkan pada saat menghidupkan mobil dalam kondisi darurat. Mesin dengan transmisi otomatis jelas tidak bisa dihidupkan dengan cara ini. Tetapi mobil tetap bisa didorong untuk dipindahkan. Taruh tuas matik pada posisi ”N”. Jika ada shift lock, tekan dulu penguncinya untuk memindahkan dari ”P” ke ”N”.

14. Oli Transmisi Encer Bisa Menambah Tarikan
Secara teori, pelumas dengan kekentalan rendah memang mampu mengurangi hambatan mekanis. Pembuktiannya sudah dilakukan oleh sejumlah tester. Dengan oli transmisi multigrade yang lebih encer terbukti tarikan lebih enak, namun girboks lebih berisik.

15. Kabel busi racing menambah tenaga mesin
Mitos ini tergantung dari jenis kabel businya. Pilih kabel busi yang jelas mereknya untuk mendapatkan kualitas lebih baik. Namun kenaikan performa tidak signifikan, jika sistem pengapiannya tidak ikut diupgrade.

16. Pakai pelek besar bikin boros bensin
Yang satu ini jawabnya adalah BENAR. Dari rangkaian percobaan pada Suzuki APV dengan pelek standar 15 inci dan 17 inci. Lingkar luar ban sama. Sedangkan pelek besar punya tapak lebih lebar dan bobot 3 kg lebih berat per pelek. Hasilnya konsumsi bensin konstan 100 km/jam lebih boros dari 12.5km/liter menjadi 10km/liter.

17. Pasang Alarm Bisa Buat Aki Tekor
Pertanyaan ini kerap terlontar kala pasang alarm. Padahal berdasarkan hitungan, alarm hanya butuh arus 0,06 ampere untuk stand by. Ditinggal seminggu pun tidak akan membuat aki tekor. Hanya saja, harap diingat kalau alarm menyala dan dibiarkan, sirine dan lampu yang aktiflah yang menghabiskan setrum.

18. Mematikan Lampu Saat Macet Bisa Mengirit Setrum
Salah besar kalau menganggap hal ini bisa mengirit setrumdan mencegah aki tekor. Pada saat mobil hidup, aki hanya bertindak sebagai penampung arus. Suplai arusnya disediakan oleh alternator. Sedangkan alternator punya IC regulator untuk membaca besarnya kebutuhan arus.

10 Mitos Lainnya >>>

10 mitos dimaksud.
Mobil harus indreyen.

Ini istilah yang lazim kita dengar. Indreyen dimaksud, yakni proses yang diperlukan mesin agar komponen-komponen di dalamnya bebas dari friksi dan kinerjanya optimal. Karena itu, mobil yang baru dibeli tidak boleh langsung dipakai dengan kecepatan tinggi.
Ini jelas salah kaprah, karena mesin-mesin modern berikut komponennya dibuat dengan presisi tinggi. Bahkan proses optimalisasi kinerja mesin, sudah dilakukan sejak sebelum sebuah mobil masuk ke showroom.
Panaskan mesin di pagi hari.

Dulu, mesin perlu dipanaskan dengan alasan agar diperoleh suhu kinerja yang optimal dan agar pelumasan oli merata ke seluruh komponen.
Sekarang ini, konstruksi mesin dirancang dengan alur oli yang lebih banyak sehingga pelumasan langsung merata begitu mesin dihidupkan. Keunggulan ini juga didukung oleh teknologi produk oli. Rangkaian molekul pada senyawa kimia oli tidak mudah terputus sehingga oli akan tetap melekat pada komponen kendati mesin dalam keadaan mati.
Gas kencang-kencang sebelum mesin dimatikan. Tidak jelas tujuannya apa. Yang pasti, perlakuan ini akan membuang bahan bakar dengan sia-sia.
Mobil Jepang lebih mudah diservis.

Tentu saja bila ukurannya adalah banyaknya workshop atau bengkel mobil-mobil Jepang. Wajar, karena produsen Jepang memang lebih dulu melebarkan sayapnya di Indonesia.
Tapi bila bicara tentang servis mesin, nyaris tak ada lagi perbedaan teknologi mesin Jepang dengan mesin-mesin yang dipakai produk Eropa, Amerika, Korea bahkan China. Semua mesin modern sekarang ini, kinerjanya diatur oleh sistem komputer.
Tune-up dan ganti oli sesuai jarak tempuh (km). Ini sebanarnya sekadar patokan untuk memudahkan.

Tune-up pada mobil modern, hanyalah menyelaraskan kembali kinerja komponen berdasarkan analisis perangkat yang juga bekerja secara computerized. Bila tidak ada komponen bermasalah, maka tune-up tidak diperlukan.
Akan halnya ganti oli, acuan berdasarkan jarak tempuh menjadi bias. Penyebabnya antara lain kemacetan di suatu lokasi dimana mobil tersebut sering digunakan. Interval penggantian oli, tentu berbeda dengan mobil yang relatif tidak pernah mengalami kemacetan. Demikian pula halnya cuaca, kondisi medan, merupakan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pengaturan waktu penggantian oli.
Mobil murah BBM-nya juga murah.

Pemahaman ini bahkan sering dimanfaatkan para sales di showroom untuk merayu calon konsumen. Padahal, mobil yang murah tidak otomatis konsumsi BBM-nya cukup yang murah juga.
Mobil murah, terkadang identik dengan mobil yang menggunakan mesin berkapasitas (cc) kecil. Padahal secara teknis, mesin kecil sekarang rata-rata memiliki tenaga besar. Untuk mendapatkan tenaga dimaksud, salah satu upaya produsen mesin yakni menaikkan kompresi pada proses pembakaran.
Sebagai contoh, Kijang Innova lebih mahal dari Avanza. Tapi untuk konsumsi BBM, Innova mungkin cukup memakai Pertamax, sedangkan Avanza lebih ideal kalau pakai Pertamax Plus.
Hal serupa, juga kita temukan misalnya pada Grand Livina bermesin 1.8 liter dengan 1.5 liter. Bila kinerja mesin Grand Livina 1.8 liter masih memadai dengan konsumsi BBM Premium, maka untuk memperoleh performa serupa, Grand Livina 1.5 liter harus menggunakan Pertamax.
Setali tiga wang, juga terjadi misalnya pada produk Honda CRV 2.0 liter dengan yang 2.4 liter. CRV bermesin 2.0 liter, harusnya menggunakan BBM dengan oktan lebih tinggi dibandingkan CRV 2.4 liter.
Mesin besar pasti konsumsi BBM-nya boros.

Logika biasa membenarkan hal itu. Tapi secara teknis, belum tentu karena ada rumusan power to weight ratio atau rasio antara bobot dengan produksi tenaga yang berlaku pada mobil. Bila bobot mobil terlalu berat sementara tenaga yang dihasilkan mesinnya kecil, maka kekurangan itu mutlak dikompensasi dari konsumsi bahan bakar yang lebih banyak.
Mobil matic tidak lincah di tanjakan dan tidak bisa ditarik kalau mogok.

Ini tentu masih mengacu pada pengalaman teknologi transmisi matic zaman dahulu. Sementara transmisi matic sekarang ini memiliki keunggulan jauh dan juga bekerja berdasarkan sistem komputer. Karena itu, kebutuhan torsi pada setiap kecepatan dan beban, akan terus mendapatkan penyesuaian.
Mobil bertransmisi matic pun tetap boleh ditarik bila mogok, dengan memperhatikan syarat penanganannya. Misalnya, kalau mobil dimaksud berpenggerak roda belakang, maka saat proses penarikan, roda belakang harus dalam keadaan bebas (tidak berputar) alias digantung. Demikian pula sebaliknya, bila mobil gerak roda depan sebaiknya roda depan tidak menyentuh permukaan jalan.
Bagaimana dengan mobil berpenggerak empat roda (AWD atau 4WD)? Solusi terbaik, memang sebaiknya dengan menaikkan ke mobil gendong. Lagi pula, menarik mobil yang mesinnya mati menggunakan tali, tentu sangat berbahaya mengingat rem dan kemudi tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Mobil Eropa unggul aspek keamanan dan keselamatannya.

Ini pemahaman yang tidak lagi benar. Pasalnya, mobil-mobil modern sekarang dilengkapi fitur keamanan dan keselamatan standar yang nyaris sama. Kalau ada perbedaan, lebih karena alokasi penjualan produk dimaksud pada suatu negara yang belum mementingkan tingkat keselamatan yang tinggi.
Memang, ada juga beberapa fitur keselamatan yang menjadi ciri khas sebuah produk, namun prinsip kerjanya dengan fitur keselamatan di produk lain sebenarnya sama. Perbedaan, biasanya pada soal penamaan. Jadi, jangan terkecoh.
Mobil kaleng kerupuk, wajar jika harganya murah.

Ada istilah kaleng kerupuk, tentu karena kita sering melihat sebuah mobil yang terlibat tabrakan ringsek tidak berbentuk. Kondisi kasat mata itu, meninggalkan kesan bahwa mobil dimaksud tentulah buruk aspek safety-nya.
Sekarang ini, banyak produk mobil, terutama dari Eropa yang beberapa komponennya tidak lagi dibikin dari bahan logam. Misalnya di bagian bumper dan bonnet (tutup kap mesin). Tapi tidak lantas karena bahan yang digunakan yang tentu lebih lunak dari logam, mobil dimaksud memiiki tingkat keamanan yang rendah.
Teknologi crumple zone, justru menuntut pemakaian bahan yang lunak, rapuh dan mudah remuk bila terjadi tabrakan. Tujuannya tak lain, agar energi dari benturan yang terjadi bisa terserap atau diredam sehingga impact-nya menjadi kecil pada penumpang.
Bila dilihat dari rancang bangun, sebuah mobil dibangun dalam tiga bagian utama (three boxes). Bagian depan dan belakang, dibuat rapuh dan mudah remuk untuk tujuan peredaman. Sedangkan bagian tengah yang berisi penumpang, dirancang dengan konstruksi yang kuat.
Ironisnya, beberapa pemilik mobil, khsusnya dari jenis MPV yang justru menambahkan aksesori berupa bumper dati bahan besi. Maksudnya, tentu agar bagian belakang atau depan mobilnya tidak remuk bila bertabrakan dengan mobil lain. Jelas, ini sebuah kekeliruan. Karena batang besi yang dipasang, justru mencegah crumple zone bekerja. Energi benturan tidak lagi terserap sehingga menghasilkan impact yang besar dan meningkatkan potensi cedera pada penumpang.
Jadi, mobil yang sosoknya remuk dan kita sebut kaleng kerupuk, sesungguhnya bisa lebih aman. Industri otomotif yang mengaplikasi standar keselamatan tinggi pada produknya, justru tidak lagi memakai kaleng. Tapi, boleh jadi mengaplikasi kerupuk kulit.

Lowongan Kerja Pengemudi Taksi PT. BLUE BIRD GROUP

Written By rnu nugraha on Rabu, 06 Juni 2012 | 10.23

Lowongan Kerja



Lowongan Kerja Pengemudi Taxi BLUE BIRD GROUP

Dicari Lowongan Ratusan Pengemudi TaKsi untuk ARMADA BARU, PT. BLUE BIRD GROUP - Pool Semarang

Persyaratan :
- Pria / Wanita
- Usia 23 s/d 55thn
- sim A / B (umum / polos)
- Berjiwa dinamis, suka tantangan, Jujur, Intergritas tinggi, Pantang Menyerah dan KeKeluargaan.
- Hafal jalan di Kota Semarang dan sekitarnya
- Tidak bertindik (Pria) dan tidak ber-tatto

Gaji yang ditawarkan s/d 3jt/bln bahkan bisa lebih ,...

Fasilitas : THR, Mess tempat tinggal, Bonus, Insentif Hari Kerja, Jaminan Kesehatan, Fasilitas Olahraga & MusiK, Armada yang BerKualitas, Bengel Armada yang Berelas, Kemudahan pinjaman tunai untuk membeli rumah or Motor  dan lain-lain.

Lamaran dibawa langsung berupa surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotocopy SIM & KTP dan langsung test ke :

PT. Blue Bird Group
Jl. Brigjen Sudiarto No. 492 , Pedurungan - Semarang


Info lanjut hubungi :  Ibu Nita , Phone. 082892011000 (hubungi pada saat jam kerja)

Armada Taksi yang dipakai :

1) Toyota New Limo



2). Toyota The All New Limo





























Ayo Bergabung dan Jadilah Bagian dari Keluarga Kami PT. Blue Bird Group Pool Semarang !!!

Tips Beli Mobil Bekas Ex Taksi

Bermula dari seorang pengunjung warung ini yang menanyakan tentang membeli mobil bekas eks taksi. Yup, berburu mobil eks taksi relatif masih jarang dilirik konsumen. Padahal jika qta cermat, tak ada salahnya loh meminangnya :) Beberapa perusahaan taksi yang ingin meremajakan armadanya pada umumnya akan menjual beberapa armada sebelumnya yang telah uzur. Ada yang baru berumur 5 tahun, 7 tahun hingga 10 tahun, tergantung kebutuhan.

sumber : bandung.olx.co.id

Harga rondo yang ditawarkan cukup menggoda…!!! Ambil misal Toyota New Limo (New Vios versi taksi) banderolnya bisa di kisaran Rp80 juta-an…!!!  Itu sudah termasuk bea balik nama & plat nomor hitam. Bahkan ada juga yang ditawarkan dengan cara mengangsur alias nyicil…!!! Menggiurkan bukan… ;)
Meski menggiurkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni :
  1. Reputasi perusahaan taksi, perusahaan taksi yang punya reputasi bagus biasanya memiliki armada yang terawat meski jam terbangnya terbilang tinggi. Dengan kondisi lebih terawat konsumen tak perlu merogoh kocek dalam lagi jika sewaktu2 ada bagian yang perlu diperbaiki.
  2. Legalitas, masih berkaitan dengan point 1, perusahaan taksi yang bagus sudah pasti surat2 kendaraannya dijamin asli & lengkap.
  3. Fitur mobil taksi, ambil contoh Toyota New Limo jika dibandingkan dengan New Vios ada beberapa perbedaan. Dalam hal fitur, Limo tidak dilengkapi dengan power window & electric mirror. Semuanya digerakkan manual pake tangan. Velg pun juga bukan berbahan alloy tapi besi ato orang2 bilang velg kaleng. Namun gak usah khawatir, itu semua bisa diupgrade koq hingga mirip dengan New Vios seperti yang ditawarkan oleh perusahaan taksi Blue Bird. Tentu saja harganya juga ikut menyesuaikan :)
  4. Cek kondisi eksterior & interior, jangan lupa cek kondisi bodi, mesin, interior. Ruang mesin misalnya cek apakah ada kebocoran oli, dengarkan suaranya juga halus ato tidak. Gak usah sungkan2 untuk minta test drive untuk lebih meyakinkan. Kalo masih ragu2, bisa ngelirik unit2 lain yang ditawarkan.
Gimana…tertarik ??? jika ada yang kurang, monggo ditambahkan, semoga membantu mas bro & sis sekalian :)

Tentang PT. Blue Bird Group

Sekilas tentang Blue Bird Group

Dari taksi sampai truk kontainer;  Blue Bird Group adalah kelompok usaha yang melayani segala kebutuhan transportasi Anda. Bagi banyak warga Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia, Blue Bird Group bukan hanya sekadar perusahaan taksi tapi menjadi bagian dari gaya hidup.

Jika New York terkenal dengan yellow taxi dan London dengan  black cab, maka Jakarta dengan Blue Bird : armada taksi biru yang selalu menghiasi jalan-jalan Ibukota yang sibuk setiap waktu.

Bemula dari hanya 25 taksi di tahun 1972, kini armada Blue Bird Group telah mencapai 28,000 yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia.  Kini layanan Blue Bird Group dapat dinikmati termasuk Jakarta dan sekitarnya, Bali, Bandung, Banten, Lombok, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Manado dan Palembang. Juga di jantung pusat bisnis dan tujuan wisata di seluruh negeri.

Melayani lebih dari 8,5 juta penumpang setiap bulannya, Blue Bird Group telah meluaskan spektrum layanannya, mulai dari  taksi eksekutif (Silver bird),  layanan limousine dan penyewaan mobil (Golden bird), bus carter (Big bird), hingga truk kontainer (Iron bird).

Sebagian dari  keberhasilan ini berkat kemampuan kami menjaga kualitas pelayanan selama bertahun-tahun.  Strategi penempatan armada serta  kemudahan mendapatkannya, misalnya, telah membuat Blue Bird Group meraih predikat sebagai mitra transportasi yang handal dan terpercaya.

Sejarah Perusahaan

Terinspirasi dari dongeng di Eropa tentang harapan dan doa seorang gadis untuk mendapatkan kebahagiaan yang akhirnya terkabul berkat kebaikan seekor burung biru, ‘Blue Bird’ pun lahir lebih dari sekadar jawaban sebuah doa dan harapan. Ia kini telah berkembang menjadi sebuah perusahaan transportasi terdepan, memenuhi harapan dan cita-cita bukan hanya bagi pendiri, almarhumah Ny Mutiara Djokosoetono, tapi juga bagi ribuan karyawan.

Pada 1972, jauh sebelum Jakarta berkembang menjadi kota metropolis yang berpenduduk sekitar 12 juta orang, Blue Bird telah hadir. Cikal bakal perusahaan ini yaitu layanan Golden Bird, yang kemudian dikenal sebagai Chandra Taksi, sebagai sebuah perusahaan penyedia jasa sewa mobil yang khusus melayani para jurnalis asing serta pelanggan lain yang berkunjung ke Jakarta. Berdasarkan pengalaman tersebut, maka tak perlu waktu lama bagi perusahaan untuk mendapatkan ijin usaha mengelola perusahaan taksi.

Awalnya, Blue bird ‘muda’ didirikan untuk menyediakan alternatif jasa transportasi berkualitas yang memang belum ada pada waktu itu. Blue bird menjadi pelopor pengenaan tarif taksi berdasarkan sistem argo, serta melengkapi seluruh armadanya yang ber-AC dengan radio komunikasi. Untuk mempertahankan kualitas pelayanan, perusahaan pun membangun sejumlah bengkel khusus untuk merawat armadanya.

Setelah sukses berbisnis di layanan taksi reguler, Blue Bird, dan taksi limousine, Golden Bird, serta usaha sewa mobil, perusahaan kemudian mengembangkan usaha bus carter, Big Bird, pada 1979. Pada 1993 Blue bird pun menghadirkan layanan taksi eksekutif Silver Bird. Setelah lebih dari satu dekade, Blue Bird Group kini memiliki empat divisi utama.

Pengalaman panjang mengelola bisnis transportasi mendukung upaya perusahaan mengembangkan teknologi baru dan mengelola sumber daya manusia, agar tetap unggul. Dari kantor pusatnya di Jakarta, perusahaan telah berkembang pesat merambah bisnis lainnya dengan tetap memperhatikan layanan pelanggan sebagai pedoman.


Pendiri

Founder Blue Bird Group

Pesan dari pendiri

Almarhumah Ny. Mutiara Djokosoetono, SH

Pada 1 Mei, 1972, saya memulai usaha ini dengan 25 taksi. Saya masih ingat betapa gembira dan gugupnya saya ketika 25 taksi tiba dari Surabaya dan masuk ke depot pertama saya.

Sejak saat itu Blue Bird tumbuh pesat. Kini, empat divisi utama kami mencakup sebuah jasa layanan transportasi bercakupan luas, ada di sejumlah lokasi. Saya menyadari betul Blue Bird tak akan tumbuh demikian pesat tanpa dukungan anak-anak tercinta yang telah meluangkan waktunya yang berharga untuk terus mendukung usaha ibu mereka mengelola bisnis sambil tetap mengejar cita-cita menjadi dokter. Tanpa dukungan yang tiada henti dari mereka, Blue Bird niscaya tak akan mencapai sukses seperti sekarang.

Saya juga ingin menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada para karyawan istimewa yang setia mendampingi saya bertahun-tahun.

Bekerja bersama layaknya sebuah ‘keluarga besar’, kami telah mencapai cita-cita pertama. Blue Bird telah diakui dan dihargai pemerintah maupun pihak swasta sebagai perusahaan penyedia jasa transportasi kelas satu. Saya yakin kita tidak akan pernah kehilangan posisi ini sepanjang kita mampu mempertahankan budaya kerja keras, jujur ke dalam dan ke luar, berdisiplin tinggi, sopan terhadap pelanggan, dan terus berupaya menjadi yang terbaik.

Ny Mutiara Djokosoetono, SH

Pendiri


Visi & Misi
Visi

‘Menjadi Perusahaan yang mampu bertahan dan mengedepankan kualitas untuk memastikan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi para stakeholder’
Misi

‘Tujuan kita adalah tercapainya kepuasan pelanggan, dan mengembangkan serta mempertahankan diri sebagai pemimpin pasar di setiap kategori yang kita masuki. Dalam transportasi darat, kita menyediakan layanan yang handal, dan berkualitas tinggi dengan penggunaan sumber daya yang efisien dan kita melakukannya sebagai satu tim yang utuh.’


Dr. H. Chandra Suharto
President Komisaris



Blue Bird Group didirikan berdasarkan impian membuat semuanya agar lebih baik. Seperti namanya, Blue Bird, yang diambil dari hikayat Eropa ihwal seorang gadis dan seekor burung biru yang tiada hentinya berupaya meraih kebahagiaan dirinya, di awal berdirinya perusahan ini, segenap anggota keluarga kami telah berbuat sebisanya menggapai cita. Seiring dengan bertambahnya anggota keluarga serta meningkatnya biaya pendidikan, laksana sebuah keajaiban saja perusahaan yang semula hanya bermodalkan dua taksi ini mampu bertahan dan tumbuh menjadi seperti sekarang.

Tentu saja integritas, kerja keras, disiplin, dan kebajikan keluargalah yang memungkinkan pencapaian sekarang. Kami senantiasa mendorong setiap individu, terlepas dari apa pun kedudukannya, untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

Agar tetap mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, Blue Bird Group terus meningkatkan kompetensinya di seluruh bidang usaha. Kami juga menyadari bahwa kesuksesan kami adalah berkat dari Tuhan sehingga untuk membalaskannya kami pun mengadakan program Blue Bird Peduli untuk membantu orang-orang yang kurang beruntung.

Dr. H. Chandra Suharto

President Komisaris

President Director Blue Bird Group
Dr. H. Purnomo Prawiro
President Direktur


Mengelola Blue Bird Group laksana memimpin armada besar yang berawakkan 32.000 orang. Dengan demikian kepaduan visi, misi, dan pengertian menjadi hal yang lebih penting. Sebagai sebuah perusahaan, kami didorong dari dalam dan luar untuk terus bertumbuh.

Keluarga besar kami yang terdiri dari para pengemudi dan staf bertekad menjaga kepuasaan pelanggan untuk jangka panjang dengan senantiasa menjaga mutu layanan dan memfokuskan perhatian. Hal yang hanya bisa dilakukan lewat komunikasi yang efektif, infrastuktur yang padu, serta sistem tarif dan reservasi yang baik.

Selama bertahun-tahun taksi Blue Bird telah berupaya menyajikan layanan berbeda antara lain pesanan lewat telefon, pengembalian barang yang tertinggal, serta pusat layanan pelanggan. Merupakan harapan terbesar kami untuk terus menghargai pelanggan; untuk itu kami pun menyajikan perangkat teknologi mutakhir yang dapat senantiasa menciptakan layanan aman dan nyaman bagi pelanggan.

Dr. H. Purnomo Prawiro

President Direktur


Taksi Reguler

Mulai melayani tahun 1972, Blue Bird merupakan mitra transportasi terpercaya. Selama beberapa tahun nama Blue Bird sinonim dengan standar tinggi layanan taksi penumpang, mengangkut lebih dari 8,5 juta orang di seluruh Indonesia per-bulan.

Agar bisa mengikuti pertumbuhan keinginan pasar dalam transportasi yang dapat diandalkan, dalam dekade-dekade silam Blue Bird Group telah  melebarkan sayapnya dengan mendirikan anak anak  perusahaan termasuk Morante Jaya, Cendrawasih, dan Pusaka Group.

Kini, dengan sebuah armada terpadu 28.000 unit di Jakarta, Bali, Bandung, Banten, Manado, Medan, Lombok, Semarang, Surabaya, dan Palembang, Blue Bird terus berekpansi secara geografis. Memanfaatkan teknologi  dan know-how termasuk sistem pemesanan terkomputerisasi sepanjang hari, perusahaan berhasrat memberi layanan terbaik dan menyamankan setiap penumpang.

Di sisi operasi, strategi penempatan outlet taksi di sejumlah kota besar Indonesia telah memudahkan akses taksi ini di dalam dan di luar kawasan bisnis utama. Ini termasuk pusat turis serta bandara nasional dan internasional di seluruh negeri.

Lowongan Kerja Blue Bird Group Klik Pada Gambar di Bawah Ini !!!

Blue Bird Group

Play Video ini u/ Melihat Foto2 Exterior / Interior & All Variant Warna via Video Youtube.com

Order Taksi Blue Bird Pool Semarang via Call Center 24 Hour (024) 670 1234

Blue Bird Group
Skype Me™!
Info Pembelian Unit Hubungi CP >>> Wawan (Setiawan Nugraha) - Sekretaris Pool Blue Bird Semarang, Phone : 085 739 335 978 (Indosat) / 08132 855 6473 (Telkomsel) or Pin BB : 27BB9666 and Wechat / WhatsApp / Line / KakaoTalk : Phone. 085 739 335 978
Blue Bird Group

Promosikan Halaman Anda Juga
 
Support : Creating Website | Rnu Template | Rnu Template
Copyright © 2011. Jual Mobil Ex Taksi Blue Bird - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Rnu Template
Proudly powered by Blogger